Puskesmas Ketapang Menyapa, Hadirkan Pengobatan Gratis Lewat Puskesmas Mider

LAMPUNG UTARA, Studio2News – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat hingga ke pelosok desa terus direalisasikan secara konsisten. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, giliran UPTD Puskesmas Rawat Inap Ketapang yang menggelar program kesehatan gratis unggulan daerah, “Puskesmas Mider”, yang dipusatkan di Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan.

Kehadiran program jemput bola ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh warga setempat. Program ini dirancang khusus untuk memastikan masyarakat, khususnya para lanjut usia dan warga dengan keterbatasan akses, bisa mendapatkan layanan pemeriksaan medis secara cuma-cuma tanpa harus jauh-jauh mendatangi fasilitas puskesmas induk.

Kesuksesan kegiatan hari itu tidak lepas dari peran aktif jajaran pimpinan dan tenaga kesehatan di lapangan. Kepala Puskesmas Rawat Inap Ketapang, Ardi Mahardian, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat Desa Ketapang untuk memantau jalannya pelayanan sekaligus menyapa warga satu per satu.

Dalam keterangannya, Ardi Mahardian menegaskan bahwa program Puskesmas Mider merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat. “Melalui program Puskesmas Mider ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan dasar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkendala oleh jarak dan geografis,” ujar Ardi Mahardian.

Ia juga mengapresiasi kesadaran warga Desa Ketapang yang antusias datang memeriksakan diri, serta mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit kronis.

Berdasarkan rekapitulasi pelayanan kesehatan hari itu, tercatat sebanyak 32 orang warga berhasil mendapatkan pemeriksaan medis, konsultasi dokter, hingga pemberian obat-obatan secara gratis.

Dari hasil diagnosa yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Rawat Inap Ketapang, keluhan kesehatan warga didominasi oleh masalah otot serta penyakit tidak menular (PTM). Secara garis besar, rincian kasus penyakit yang ditangani meliputi:

  • Myalgia (Nyeri Otot): 19 orang
  • Hipertensi (HT): 4 orang
  • Dyspepsia (Gangguan Lambung): 4 orang
  • Diabetes Melitus (DM): 3 orang
  • ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut): 2 orang

Dominasi kasus myalgia atau nyeri otot mengindikasikan tingginya aktivitas fisik harian warga, sementara kasus hipertensi dan diabetes memerlukan pemantauan serta edukasi lanjutan agar kadar gula darah dan tekanan darah pasien tetap terkontrol.

Pelaksanaan Puskesmas Mider oleh Puskesmas Rawat Inap Ketapang di Desa Ketapang ini kembali membuktikan efektivitas layanan kesehatan keliling dalam menjangkau masyarakat akar rumput.

Dengan semangat jemput bola yang terus digelorakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara optimis kualitas kesehatan masyarakat di berbagai pelosok kecamatan akan semakin meningkat, menciptakan warga yang lebih sehat, bugar, dan produktif. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!