Gempa M 4,9 Tanggamus Terasa Hingga Bandar Lampung Dan Belum Ada Aktivitas Susulan

Bandar Lampung- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data pemutakhiran terkait gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Tanggamus, Lampung pada Minggu pagi (28/6/2026), dengan kekuatan Magnitudo (M) 4,9 tersebut dilaporkan turut dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah tetangga, termasuk Bandar Lampung.

Berdasarkan data resmi BMKG, guncangan gempa ini dirasakan nyata di dalam rumah di wilayah Bandar Lampung dengan skala intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity). Sementara itu, wilayah Pesawaran merasakan dampak yang sedikit lebih kuat dengan skala intensitas II-III MMI, di mana getaran dirasakan nyata oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini, tim BMKG terus melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas seismik di zona tersebut. Berdasarkan hasil monitoring terbaru, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks).

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pihak berwenang bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga terus berkoordinasi untuk memastikan ada atau tidaknya dampak kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat peristiwa ini.

Dilansir sebelumnya, Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 4,9 mengguncang wilayah Tanggamus, Lampung, pada Minggu pagi (28/6/2026).

Menurut informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), getaran gempa bumi tersebut tercatat terjadi pada pukul 04:10:32 Wib.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat titik 6.23° Lintang Selatan (LS) dan 104.72° Bujur Timur (BT). Pusat gempa ini berada di laut, tepatnya berjarak sekitar 83 kilometer arah Tenggara dari Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Petugas mencatat bahwa gempa ini berpusat di kedalaman dangkal, yaitu sekitar 20 kilometer di bawah permukaan laut. Meskipun berpusat di laut, BMKG menyatakan secara resmi bahwa gempa M 4,9 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!