Studio2news – Rivalitas kian memanas dalam perjalanan penyisihan di fase grup Piala Dunia 2026. Dari sembilan negara perwakilan Asia, hanya Jepang dan Iran yang masih bertahan dalam menjaga posisi saat ini di tengah ketatnya kompetisi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai penjuru dunia.
Jepang dan Iran berhasil menghindari kekalahan disaat para para konsisten tengah bekerja keras dalam menjalani dua pertandingan.
Samurai Biru menunjukkan kualitasnya dengan mengoleksi empat poin dari dua pertandingan di Grup F. ini menjadikan Jepang sebagai tim yang paling meyakinkan dari seluruh wakil Asia.
Jepang memulai perjalanan dengan hasil mengesankan saat menghadapi Belanda. Asuhan Hajime Moriyasu menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi salah satu kekuatan sepak bola Eropa. Meski sempat tertinggal, Jepang mampu bangkit dan mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2.
Momentum positif itu kemudian berlanjut ketika mereka menghadapi Tunisia pada pertandingan kedua. Tak memberikan banyak ruang bagi lawannya, Jepang tampil dominan sepanjang laga dan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0.
Selain Kamada menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam pertandingan tersebut, Ayase Ueda dan Junya Ito juga turut mencatatkan nama mereka di papan skor. Kemenangan telak itu tidak hanya menjaga rekor tak terkalahkan Jepang, tetapi juga memastikan Tunisia menjadi salah satu tim pertama yang harus angkat koper dari Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Iran menempuh jalur yang berbeda untuk mempertahankan status belum terkalahkan. Negara ini memang belum meraih kemenangan, tetapi mereka mampu mengumpulkan dua poin berkat dua hasil imbang yang diraih secara beruntun.
Tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, Iran menghadapi tantangan yang tidak ringan. Meski demikian, mereka tetap mampu menunjukkan daya juang yang membuat lawan kesulitan. Pada pertandingan pembuka, Iran secara mengejutkan ditahan imbang Selandia Baru dengan skor 2-2. Hasil tersebut sempat dianggap sebagai kehilangan poin berharga yang bisa memengaruhi peluang mereka lolos ke babak berikutnya
Namun, Iran berhasil menunjukkan respons positif pada pertandingan kedua. Menghadapi Belgia yang berstatus sebagai salah satu unggulan dari Eropa, mereka tampil disiplin dan sukses memaksakan hasil imbang tanpa gol.
Hasil 0-0 melawan Belgia sempat membawa Iran ke posisi teratas klasemen sementara Grup G. Akan tetapi, posisi tersebut tidak bertahan lama setelah Mesir meraih kemenangan meyakinkan atas Selandia Baru dan mengambil alih puncak klasemen.
sementara itu, sebagian besar wakil Asia lainnya belum mampu menjaga konsistensi performa. Misalnya saja, Korea Selatan yang harus menelan kekalahan 0-1 dari Meksiko setelah sebelumnya meraih kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.
Serupa dialami Qatar. Setelah membuka turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Swiss, mereka justru mengalami kekalahan telak 0-6 saat berhadapan dengan Kanada pada laga kedua. Arab Saudi juga gagal mempertahankan momentum positif. Setelah mencuri perhatian lewat hasil imbang 1-1 melawan Uruguay, mereka harus mengakui keunggulan Spanyol yang menang meyakinkan 4-0 pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu, wakil Asia lainnya masih kesulitan bersaing. Irak harus menyerah 1-4 dari Norwegia, Yordania tumbang 1-3 saat menghadapi Austria, sedangkan Uzbekistan juga memulai turnamen dengan hasil negatif setelah kalah 1-3 dari Kolombia.
Jepang dan Iran kini menjadi harapan Asia untuk terus menjaga eksistensi di kancah sepak bola dunia. Terlebih dalam bebera hari kedapan, persaingan menuju babak gugur semakin ketat. (Red)













