Pengamanan Diperketat di PN Jaktim, Jokowi Dijadwalkan Hadir Bawa Bukti Fisik

Jakarta- Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur hari ini, Kamis (5/11/2026), menjadi pusat perhatian publik menyusul agenda sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait narasi ijazah palsu Universitas Gadjah Mada (UGM). Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan hadir secara langsung di ruang persidangan guna memberikan kesaksian sekaligus memperlihatkan dokumen autentik pendidikan miliknya.

Kehadiran mantan Kepala Negara dalam kapasitasnya sebagai saksi pelapor ini direspons oleh aparat penegak hukum dengan menyiagakan protokol pengamanan berlapis berskala besar.

Mengantisipasi potensi konsentrasi massa pendukung dari berbagai pihak serta eskalasi di area pengadilan, aparat keamanan tidak mengambil risiko. Diperkirakan sebanyak 1.200 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan jalannya persidangan.

Selain pengetatan personel, pihak Kepolisian juga menerapkan pembatasan kapasitas pengunjung. Ruang persidangan hanya akan diisi maksimal 80 orang demi menjaga ketertiban dan kelancaran proses hukum. Sementara itu, Satlantas Polres Metro Jakarta Timur memberlakukan rekayasa lalu lintas temporer di sekitar lokasi. Arus kendaraan dari arah Penggilingan yang mengarah ke pengadilan dialihkan melalui jalur alternatif via Pasar Inpres guna menghindari kemacetan panjang.

Berdasarkan jadwal persidangan hari ini, Jokowi diagendakan untuk bersaksi dalam dua perkara berbeda dengan terdakwa yang terpisah yakni Sidang Roy Suryo yang diijadwalkan bergulir di Ruang Koesoemah Atmadja mulai pukul 09.00 Wib dan sidang dokter Tifa yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama mulai pukul 14.00 Wib.

Persidangan hari ini diprediksi menjadi salah satu agenda hukum paling disorot publik pada tahun 2026, mengingat eskalasi pembuktian langsung yang dilakukan oleh pihak pelapor di muka hukum. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!