MESUJI, Studio2News – Duka dan kepanikan melanda warga Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Senin (12/10/2026) pagi.
Temuan sesosok mayat wanita dalam kondisi setengah telanjang di tengah perkebunan kelapa sawit mendadak gempar dan memicu kecemasan publik.
Jasad wanita misterius tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok pelajar yang sedang melintas menuju sekolah. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, korban terlihat tergeletak tertelungkup di pinggir jalan setapak area perkebunan. Tampak sejumlah siswa yang panik berupaya menghubungi warga sekitar guna melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membenarkan temuan jasad yang mengejutkan warga setempat itu. Tim gabungan dari Inafis dan Satreskrim Polres Mesuji langsung diterjunkan ke lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar, pagi tadi Polres Mesuji menerima laporan terkait penemuan jenazah seorang wanita di perkebunan sawit. Kasus ini sudah ditangani secara intensif,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, saat dikonfirmasi.
Yuni menambahkan bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti serta petunjuk di lapangan guna menguak tabir di balik kematian korban. Terkait dugaan adanya indikasi tindak pidana pembunuhan, pihak kepolisian memilih berhati-hati dan menunggu hasil olah TKP secara menyeluruh.
“Tim masih bekerja keras di lapangan. Begitu laporan lengkap dari tim Inafis dan Reskrim masuk, akan segera kami sampaikan kembali kepada publik,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mesuji, Iptu Adi Setiawan, mengungkapkan bahwa dari hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, petugas belum menemukan tanda-tanda bekas luka akibat senjata tajam maupun identitas resmi milik korban.
“Dari proses identifikasi sementara di TKP, tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan benda tajam. Identitas korban juga belum terungkap,” kata Adi.
Guna memastikan penyebab pasti kematian serta mengungkap misteri penemuan jasad tersebut, kepolisian telah membawa jenazah korban ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi.
Pihak Polres Mesuji mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai dengan rekaman video yang beredar untuk segera melapor.
“Bagi warga yang merasa kehilangan sanak keluarga, kami harap dapat segera datang dan berkoordinasi langsung dengan pihak Polres Mesuji,” pungkas Iptu Adi Setiawan. (Sandi Putra/Red)













