LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Puskesmas Rawat Inap Ketapang terus memasifkan program “Puskesmas Mider” sebagai bentuk nyata menghadirkan pelayanan kesehatan gratis hingga ke pelosok pemukiman warga. Program jemput bola ini menyasar warga Dusun Pasar Minggu Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, pada Kamis (8/10/2026).
Kegiatan pelik atau pelayanan langsung ke lapangan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Sebanyak 45 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan medis secara cuma-cuma. Berdasarkan data petugas medis di lokasi, peserta didominasi oleh kelompok perempuan sebanyak 42 orang, sementara pasien laki-laki tercatat sebanyak 3 orang.
Dari hasil pemeriksaan medis, gangguan nyeri otot (myalgia) menjadi keluhan paling dominan yang dialami warga, disusul oleh penyakit Tidak Menular (PTM) kronis seperti hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2, serta beberapa kasus keluhan pencernaan (dispepsia), ISPA, hingga kolesterol.
Tim medis yang bertugas pada kegiatan tersebut, dr. Nesa Aqila, menyampaikan bahwa penanganan kesehatan dasar dan edukasi pencegahan penyakit kronis menjadi fokus utama dalam kegiatan jemput bola ini.
“Kami tidak hanya memberikan pengobatan rawat jalan, tetapi juga gencar mengedukasi warga terkait pencegahan penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi dan gula darah. Kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dan kontrol rutin sangat penting agar komplikasi penyakit kronis dapat dicegah sejak dini,” ujar dr. Nesa Aqila.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rawat Inap Ketapang, Hi. Ardi Mahardian, S.Kep., Ns., menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan operasional Puskesmas Mider agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan utama.
“Program Puskesmas Mider merupakan komitmen keberlanjutan kami dalam menjamin hak kesehatan masyarakat, khususnya bagi lansia dan warga yang kesulitan menjangkau gedung puskesmas. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan hadir secara langsung, cepat, dan merata di tengah-tengah lingkungan tempat tinggal warga,” tutur Hi. Ardi Mahardian.
Melalui sinergi pelayanan medis ini, Puskesmas Rawat Inap Ketapang berharap derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sungkai Selatan terus meningkat serta dapat mendeteksi dini berbagai potensi penyakit menular maupun tidak menular di tengah pemukiman warga. (Red).













