Car Free Day Metro Tiap Minggu, Wali Kota Tekankan Jaga Ketertiban

Metro-  Pemerintah Kota Metro berkomitmen memperkuat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Taman Merdeka sebagai ruang publik multifungsi. Tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan rekreasi, CFD kini diproyeksikan menjadi pusat interaksi sosial, ajang silaturahmi, hingga motor penggerak ekonomi masyarakat.

Langkah strategis ini disampaikan oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, saat menghadiri kegiatan CFD bersama Mentari Bangsaku FOI Metro Lampung, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini turut menggandeng berbagai pihak, seperti Strong Queen, Rumah Sakit Azizah, hingga Lay’s Wavy.

“Banyak saudara kita dari luar Metro juga hadir pada acara CFD ini. Maka siapa pun yang datang harus merasakan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban di Kota Metro yang kita cintai ini,” Ujar Wali Kota Bambang Iman Santoso

Melihat tingginya antusiasme warga, Pemkot Metro berencana merubah frekuensi pelaksanaan CFD dari yang sebelumnya sebulan sekali (setiap minggu pertama) menjadi agenda rutin setiap minggu.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga ketertiban. Pemkot Metro akan melakukan penataan menyeluruh yang terbagi ke dalam beberapa zona khusus, meliputi:

Zona Olahraga & Aktivitas Masyarakat: Area steril bebas kendaraan bermotor untuk bersepeda, jalan santai, dan rekreasi keluarga secara aman.

Zona Parkir: Titik parkir terintegrasi agar tidak membendung jalan atau mengganggu ruang aktivitas warga.

Zona UMKM: Area khusus bagi pelaku usaha micro agar aktivitas perdagangan tertata dan tidak menutupi fasum/fassos.

“Penataan ini bukan untuk membatasi masyarakat, melainkan memastikan ruang publik dapat digunakan secara tertib, aman, nyaman, dan optimal,” tegas Bambang.

Ia mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha untuk menaati aturan zonasi serta larangan parkir dan berdagang di sembarang tempat.

Pengelolaan CFD secara profesional dan konsisten diyakini mampu menyedot perhatian masyarakat luas, tidak hanya dari Kota Metro tetapi juga 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Bambang menargetkan CFD Metro dapat menjadi magnet pariwisata lokal yang ramah keluarga.

“Tidak usah banyak-banyak, 25 ribu saja masyarakat dari seluruh Kabupaten/kota hadir untuk menikmati ketertiban, kenyamanan, dan keindahan Kota Metro ini,” ujarnya optimis.

Sektor ekonomi menjadi salah satu pilar utama yang ingin dihidupkan dalam ekosistem CFD. Menurut Bambang, tingkat ketertiban dan daya tarik kawasan akan berbanding lurus dengan minat sponsor serta pihak swasta untuk berinvestasi dan berbagi.

Pada kegiatan kali ini, pihak sponsor membagikan sekitar 400 paket makanan ringan secara gratis. Ke depan, seiring makin tertata dan ramah lingkungan kawasan CFD, kolaborasi dengan dunia usaha diharapkan terus meluas.

Guna memastikan keberlanjutan program ini, Wali Kota menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling berkoordinasi secara terpadu, didukung penuh oleh jajaran Forkopimda, TNI, dan Polri.

Melalui penataan yang berkelanjutan, Pemkot Metro optimistis dapat mewujudkan ruang publik yang merepresentasikan karakter Kota Metro: aman, nyaman, sehat, terbuka, dan membahagiakan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!