Pemkab Mesuji Manfaatkan Limbah Tol JTTS untuk Perbaiki Infrastruktur Jalan

Mesuji- Keterbatasan anggaran daerah tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji untuk terus membenahi infrastruktur jalan. Melalui langkah efisiensi dan inovasi pemanfaatan material sisa (disposal) pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), Pemkab Mesuji berhasil menjaga ritme pembangunan infrastruktur lokal hingga mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Kreativitas pemanfaatan limbah material tol tersebut ditinjau langsung oleh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, serta pihak pengelola jalan tol, PT Hutama Karya (Persero).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Mesuji, Irhandi Juanesvant, membenarkan adanya kunjungan kerja serta pemantauan lapangan oleh jajaran kementerian teknis tersebut.

“Tim dari Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan melihat langsung implementasi di lapangan mengenai bagaimana Pemkab Mesuji mengoptimalkan limbah material tol untuk perbaikan infrastruktur jalan daerah. Ini merupakan solusi konkret agar pembangunan tetap berjalan efektif di tengah keterbatasan fiskal,” ujar Irhandi.

Sementara itu, Bupati Mesuji, Elfianah menegaskan komitmen daerah untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mempercepat pemerataan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk kolaborasi strategis yang dijalin yakni bersama PT Hutama Karya selaku pengelola JTTS.

“Pemanfaatan material yang masih memiliki nilai guna (value-added reuse) merupakan langkah efisiensi yang terus kami koordinasikan bersama para pemangku kepentingan. Tentu pelaksanaannya tetap mengacu pada standar teknis dan ketentuan yang berlaku. Kami berharap kolaborasi ini terus memberikan manfaat optimal bagi penataan jaringan jalan di Kabupaten Mesuji,” tegas Bupati Elfianah.

Kunjungan kerja dan kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kemenko IPK, Firdausi Manti; Asisten Deputi Infrastruktur Ekonomi dan Industri, Brigjen TNI Rio Neswan; jajaran BPJN Lampung; serta perwakilan manajemen PT Hutama Karya (Persero). (Sandi Putra/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!