Dorong Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemprov Lampung Gulirkan Program Satu Desa Satu Hafiz

Bandar Lampung- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemegahan fisik dan infrastruktur, melainkan harus berakar kuat pada pembangunan manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Pesan spiritual tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie, Enggal, Bandar Lampung, pekan lalu.

Di hadapan ribuan jamaah, para ulama, dan para habib, Gubernur yang akrab disapa Bang Mirza ini mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan kelahiran Rasulullah SAW sebagai media perbaikan diri secara menyeluruh (muhasabah).

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi titik balik untuk memperbaiki akhlak, etos kerja, serta mempererat silaturahmi dan hubungan antar-sesama manusia (hablum minannas),” ujar Gubernur Mirza.

Rangkaian Maulid Arbain yang berlangsung syahdu selama 40 malam nonstop ini mengusung tema “Lampung Bersinar” (Bersih Narkoba). Agenda keagamaan ini dikemas tidak hanya sebagai media syiar, tetapi juga gerakan moral strategis untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan dekadensi moral.

Sebagai wujud nyata perpaduan antara visi keagamaan dan pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi Lampung menggulirkan berbagai program intervensi berbasis pembinaan SDM dan nilai-nilai Al-Qur’an:

  • Satu Desa Satu Sarjana & Satu Desa Satu Hafiz: Program tahunan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pondasi spiritual masyarakat di level desa.
  • Penguatan Kapasitas Masjid Kampung: Pemprov Lampung menargetkan dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun ke depan, seluruh desa dan masjid jami di pelosok daerah memiliki imam yang merupakan hafiz (penghafal) Al-Qur’an.

Gubernur Mirza optimistis, kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, alim ulama, habaib, serta majelis taklim akan melahirkan generasi Lampung yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan ketahanan moral. Sinergi ini diyakini menjadi pilar utama menuju pembangunan Lampung yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan. (Sandi Putra/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!