Sebanyak 79 Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang Jadi Wilayah Rawan Utama Periode 23-24 September 2026

Bandar Lampung- Pemantauan satelit penginderaan jauh mendeteksi kemunculan 79 titik panas (hotspot) yang tersebar di 12 Kabupaten/kota di wilayah Provinsi Lampung pada kurun waktu 23–24 September 2026. Berdasarkan data analisis satelit NASA-NOAA20 serta TERRA/AQUA, Kabupaten Tulang Bawang tercatat sebagai wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi.

Dari total 79 titik yang terpantau, sebanyak tiga titik masuk dalam kualifikasi tingkat kepercayaan tinggi (high confidence). Seluruh titik dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebut terdeteksi di Desa Dente Makmur, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang. Indikasi ini memperkuat dugaan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memerlukan penanganan darurat di lokasi tersebut.

Sementara itu, mayoritas hotspot berada pada tingkat kepercayaan sedang (medium confidence) sebanyak 69 titik, dan tujuh titik sisanya berada pada tingkat kepercayaan rendah. Secara geografis, area Dente Teladas di Tulang Bawang menyumbang 14 titik, disusul oleh Kecamatan Raja Basa di Kabupaten Lampung Selatan dengan 13 titik panas. Kabupaten Way Kanan juga menunjukkan kerawanan tinggi dengan 13 titik yang tersebar di beberapa kecamatan, termasuk Negeri Agung dan Pakuan Ratu.

Peningkatan jumlah titik panas di berbagai wilayah ini menjadi alarm bagi pihak berwenang, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Manggala Agni, untuk segera melakukan verifikasi lapangan (groundcheck) serta langkah mitigasi terpadu demi mencegah meluasnya kebakaran lahan di Provinsi Lampung. (Sandi Putra/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!