414 SPPG Fiktif Terbongkar, Ratusan Miliar Uang Rakyat Dikembalikan ke Negara

Oplus_131072

Studio2News – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara tegas membeberkan temuan mengejutkan terkait adanya ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur fiktif dan bermasalah.

Berdasarkan hasil penelusuran mendalam yang dilakukan lembaganya, ditemukan sebanyak 414 SPPG yang rekening virtualnya tercatat ganda, belum beroperasi, atau memiliki banyak rekening virtual dalam satu dapur.

Dari temuan tersebut, pihak BGN langsung bergerak cepat dengan mengembalikan uang negara dan uang rakyat senilai Rp311.246.295.184 (Rp311,2 miliar) ke kas negara.

Pengembalian dana ini disalurkan melalui sejumlah bank Himbara dan bank syariah dengan rincian sebagai berikut:

• Bank Rakyat Indonesia (BRI): 121 SPPG dengan nilai Rp137,5 miliar.

• Bank Negara Indonesia (BNI): 117 SPPG dengan nilai Rp74,6 miliar.

• Bank Mandiri: 129 SPPG dengan nilai Rp71,6 miliar.

• Bank Syariah Indonesia (BSI): 19 SPPG dengan nilai Rp12,9 miliar.

• Bank Tabungan Negara (BTN): 28 SPPG dengan nilai Rp15,3 miliar.

Sudaryono menduga bahwa ketidakberesan ini tidak luput dari peran oknum terdahulu di internal BGN yang sengaja mengirimkan dana ke rekening-rekening dapur yang belum siap atau bermasalah.

Modus ini dicurigai dilakukan demi mendongkrak angka penyerapan anggaran agar terlihat tinggi, yang kerap diasumsikan sebagai simbol prestasi kinerja yang baik dari sebuah lembaga.

Meski demikian, BGN masih terus mendalami kasus ini untuk membedakan apakah tindakan tersebut murni didasari mens rea (niat jahat) untuk melakukan tindak pidana korupsi atau pencurian, ataukah sekadar upaya manipulasi laporan serapan anggaran.

Apabila dalam penyelidikan lanjutan ditemukan indikasi kuat niat jahat dan pelanggaran hukum, BGN memastikan akan langsung menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada penegak hukum. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!