Lampung Utara- Sebagai langkah antisipasi dini terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kodim 0412/Lampung Utara resmi membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Karhutla. Pembentukan tim melibatkan berbagai stakeholder lintas sektor di wilayah Kabupaten Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat.
Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan upaya pencegahan, pemadam penanggulangan terkait Karhutla secara terpadu. Tim terpadu tersebut mengintegrasikan kekuatan personel TNI dari Kodim 0412 Lampura/Tulang Bawang Barat, Polres Lampung Utara/Tulang Bawang Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Polhut KPH, hingga unsur Dinas Kesehatan.
Dandim 0412 Lampung Utara/Tulang Bawang Barat menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kolektif seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat..
“Ini merupakan komitmen nyata kita dalam mengamankan wilayah Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat dari ancaman Karhutla. Fokus utama kita adalah pada pemantauan, tindakan preventif dan edukasi masyarakat, namun kita juga siap bersinergi secara cepat dan terukur jika terjadi titik api (hotspot) yang sangat berdampak meluas,” tegas Komandan Kodim.
Dalam skema operasinya, Satgas Terpadu Karhutla Kodim 0412 akan mengedepankan beberapa langkah prioritas yakni Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan BPBD menyisir titik-titik rawan pembersihan lahan dengan cara membakar, menyagakan peralatan pemadam, mesin pompa air, armada tangki, serta sarana komunikasi terintegrasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha sektor perkebunan mengenai dampak buruk Karhutla serta sanksi pidana bagi pembakar lahan secara sengaja, dan memanfaatkan pemantauan satelit hotspot secara real-time untuk mempercepat respons penanggulangan di lapangan.
Melalui pembentukan Satgas Karhutla Kodim 0412 ini, seluruh elemen di Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat diimbau untuk saling berkoordinasi dan segera melaporkan kepada aparat terdekat jika menemukan potensi atau titik api di lingkungannya. (Red)













