Divpropam Polri Gelar Supervisi di Polresta Bandar Lampung, Perketat Pengawasan Internal dan Mitigasi Judi Online

Bandar Lampung- Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi kewilayahan di Markas Polresta Bandar Lampung, Jumat (14/8/2026). Langkah strategis ini digelar guna memperkuat pengawasan internal, mempercepat penyelesaian pelanggaran disiplin anggota, serta memitigasi keterlibatan personel dalam praktik judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Kedatangan Tim Supervisi Divpropam Polri dipimpin langsung oleh Kombes Pol Agus Halimudin selaku Ketua Tim. Rombongan disambut secara resmi oleh Wakapolresta Bandar Lampung, AKBP Yonirizal Khova mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Herbin Sianipar bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Bandar Lampung di Aula Mapolresta.

Dalam pengarahannya, Kombes Pol Agus Halimudin menggarisbawahi bahwa penanganan setiap bentuk pelanggaran personel harus bermuara pada kepastian hukum serta prosedur operasi standar (SOP) yang berlaku di lingkungan Polri.

Ia menekankan bahwa supervisi ini tidak dirancang untuk sekadar mencari kesalahan di tingkat kewilayahan, melainkan sebagai instrumen preventif dan mitigatif.

“Supervisi bukan semata-mata untuk mencari kesalahan personel, melainkan bagian dari upaya pencegahan dan mitigasi pencegahan secara menyeluruh. Divpropam mendorong penguatan pengawasan internal agar potensi pelanggaran dapat ditekan sejak dini,” tegas Kombes Pol Agus Halimudin.

Selain penyelesaian perkara internal, sorotan khusus tertuju pada fenomena maraknya judi online dan pinjaman online. Menurut tim supervisi, kedua aktivitas tersebut memicu dampak domino berupa kerentanan finansial, keretakan sosial-keluarga, hingga penurunan integritas profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Menanggapi arahan tersebut, Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Yonirizal Khova menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan hasil evaluasi dari Tim Divpropam Polri.

Menurut Yonirizal, pembinaan dan pengawasan (binwas) melekat akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan agar seluruh personel memahami secara mendalam risiko yuridis maupun etik dari tindakan melanggar aturan.

  • Penguatan Pembinaan: Memastikan pengawasan berjenjang berjalan efektif dari tingkat pimpinan unit hingga anggota lapangan.
  • Pencegahan Berkelanjutan: Mengintensifkan sosialisasi dan edukasi finansial untuk membendung jeratan judol dan pinjol.
  • Penegakan Profesionalisme: Menjaga kedisiplinan serta integritas demi mempertahankan kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri.

“Supervisi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan personel. Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh arahan, terutama dalam memitigasi judi online dan pinjaman online yang berpotensi merusak integritas anggota maupun nama baik institusi,” ujar AKBP Yonirizal Khova.

Melalui langkah pengawasan ketat ini, Polresta Bandar Lampung optimistis mampu mewujudkan postur kepolisian yang presisi, akuntabel, dan bebas dari pelanggaran etik maupun pidana. (Sandi Putra/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!