Jakarta,Studio2News- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berencana meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026)
Demikian diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dalam keterangannya.”Pada Kamis, 13 Agustus 2026, Bapak Presiden akan meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA),” kata Prasetyo Hadi, dalam keterangannya.
Menurutnya, peresmian ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pembangunan industri motor listrik nasional. Tak hanya itu, kegiatan tersebut akan mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.
Presiden juga bakal meninjau fasilitas produksi dan exhibition, menerima laporan mengenai pengembangan Molinas, serta menyampaikan arahan.
Molinas akan dikembangkan sebagai ekosistem nasional, bukan sekadar peluncuran satu merek atau satu model kendaraan. Dengan demikian, ekosistem tersebut akan mencakup pengembangan industri dan manufaktur, komponen dan baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar.
Menurut Prasetyo, PT Len Industri akan berperan sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem tersebut.
Pembangunan ekosistem ini diharapkan dapat memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan UMKM serta koperasi.
Pengembangan motor listrik juga akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi. Hal ini dapat dilakukan karena ada pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik.
“Pemerintah berharap, pengembangan Ekosistem Motor Listrik Nasional dapat mendorong tumbuhnya industri motor listrik yang semakin kuat, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Prasetyo. (Red)













