Bandar Lampung- Warga Jalan Wai Seputih, Kelurahan Pahoman, Bandar Lampung, digemparkan oleh penemuan jasad bayi di tempat pembuangan sampah rumah tangga pada Senin (10/8/2026) pagi. Kepolisian sektor setempat kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi korban serta memburu pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran tersebut.
Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang petugas kebersihan yang tengah mengangkut sampah di area pemukiman Jalan Wai Seputih Nomor 15. Saat hendak memindahkan muatan, petugas mencurigai sebuah kardus berwarna cokelat yang di dalamnya berisi karung beras berlapis.
Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Martoyo, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan setempat saat menjalankan rutinitas pengangkutan sampah rumah tangga,” ujar AKP Martoyo dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Menerima laporan dari warga, petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahoman bersama personel piket fungsi dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung meluncur ke lokasi guna melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Usai pemeriksaan awal di lokasi, jasad bayi langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis lanjutan guna memastikan penyebab pasti kematian serta mengidentifikasi detail fisik korban.
Langkah kepolisian saat ini terfokus pada pengumpulan alat bukti dan penelusuran rekam jejak pelaku di sekitar lokasi kejadian penyidik menginterogasi petugas kebersihan yang pertama kali menemukan lokasi serta warga pemukiman sekitar, pengawasan ketat dilakukan terhadap sejumlah kamera pemantau (CCTV) yang terpasang di sepanjang Jalan Wai Seputih untuk melacak pergerakan kendaraan maupun individu mencurigakan sebelum pukul 06.30 Wib, koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan bidan setempat guna mengecek riwayat persalinan terbaru di area sekitar.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan penelantaran anak dan berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga tuntas. AKP Martoyo juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan atau identitas orang tua bayi untuk segera melapor.
“Kami masih melakukan pendalaman menyeluruh. Semua informasi, barang bukti, dan petunjuk yang didapat di lapangan sedang kami periksa intensif. Kami minta masyarakat yang mengetahui informasi relevan agar tidak ragu melapor kepada petugas,” tegas Martoyo. (Sandi Putra/ Red













