Panen Perdana Bawang Putih di Ulubelu Tanggamus Tembus 5 Ton

Tanggamus- Program Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan Nasional mencatatkan capaian strategis di Kabupaten Tanggamus. Polres Tanggamus bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus sukses menggelar panen perdana komoditas bawang putih varietas Sanggah Sembalun di Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu.

Dari lahan percontohan seluas 6.700 meter persegi, budidaya ini berhasil memproduksi 3 hingga 5 ton bawang putih dengan masa tanam sekitar 100 hari. Kualitas hasil panen tersebut mendapat apresiasi langsung dari tim Kementerian Pertanian serta kelompok tani asal Sembalun, Lombok Timur, dengan klasifikasi mutu masuk dalam grade A, B, dan C.

Indikator Utama Capaian Program:

  • Komoditas & Varietas: Bawang Putih Varietas Sanggah Sembalun
  • Lokasi & Luas Lahan: Pekon Datarajan, Ulubelu (6.700 m²)
  • Volume Produksi: 3–5 Ton (Masa Tanam 100 Hari)
  • Kualitas Hasil: Standar Mutu Grade A, B, dan C
  • Inisiator: Polres Tanggamus (Gugus Tugas Polri Ketahanan Pangan) & Pemkab Tanggamus

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti empiris keberhasilan adaptasi tanaman bawang putih di dataran tinggi Ulubelu. Hasil panen perdana dan peninjauan alur pascapanen mulai dari proses pengeringan hingga penyimpanan akan dijadikan basis evaluasi untuk mengoptimalkan produktivitas pada musim tanam berikutnya.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi mengapresiasi langkah kolaboratif Polres Tanggamus yang melibatkan kelompok tani lokal secara langsung. Mengingat kondisi iklim dan geografis Ulubelu yang sangat mendukung, pemerintah daerah telah mengalokasikan perluasan lahan budidaya guna mendorong percepatan kemandirian pangan daerah.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan impor bawang putih nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi signifikan melalui peningkatan pendapatan petani lokal di Kabupaten Tanggamus. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!