Lampung Barat- Gemuruh raungan mesin dan aksi memukau para pembalap resmi mengakhiri gelaran Grasstrack Championship Kabupaten Lampung Barat 2026. Bekerja sama dengan jajaran pemerintah daerah dan dinas terkait, kejuaraan yang berlangsung di Sirkuit Gunung Raya, Pekon Muara Baru, Kecamatan Kebun Tebu ini resmi ditutup secara meriah oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, pada Minggu (2/8/2026).
Selama dua hari penyelenggaraan (1–2 Agustus 2026), ajang otomotif tahunan ini berhasil menyedot perhatian publik dan menjelma menjadi destinasi hiburan olahraga (sportainment) utama bagi masyarakat setempat maupun wisatawan lokal.
Tidak kurang dari 300 pembalap (crosser) papan atas turun ke lintasan untuk adu ketangkasan. Para peserta tidak hanya datang dari berbagai kabupaten di Provinsi Lampung, tetapi juga memboyong tim-tim tangguh dari Sumatera Selatan, Jawa Barat, hingga Sulawesi.
Atmosfer kompetisi kian memanas lewat 30 race yang disajikan secara maraton. Manuver tajam di atas trek tanah dan aksi melompati rintangan tinggi menjadi panggung hiburan pemacu adrenalin yang memukau ribuan pasang mata. Antusiasme warga terlihat dari padatnya penonton yang memadati area tribun alam di sekeliling Sirkuit Gunung Raya sepanjang akhir pekan.
Puncak acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan oleh Bupati Parosil Mabsus kepada para juara di setiap kelas kejuaraan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan semangat olahraga tanpa batas usia, panitia beserta Bupati memberikan penghargaan khusus kepada pembalap tertua yang berpartisipasi dalam ajang ini.
Kecerian acara semakin memuncak ketika Bupati Parosil Mabsus memimpin langsung proses pengundian doorprize utama. Momen haru dan riuh tepuk tangan membahana saat salah seorang penonton yang beruntung diumumkan sebagai pemenang hadiah umrah gratis ke Tanah Suci.
Keberhasilan Grasstrack Championship Lampung Barat 2026 ini tidak hanya membuktikan daya tarik olahraga otomotif di tingkat regional, tetapi juga menjadi sarana hiburan rakyat yang efektif dalam menggerakkan ekonomi lokal dan mempererat tali silaturahmi antarwilayah. (Samson/ Red)













