Bupati Pesisir Barat Lepas 15 Siswa Program Sekolah Rakyat Tahun 2026

Pesisir Barat- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat lepas dan berangkatan sbanyak 15 siswa baru penerima Program Sekolah Rakyat Tahun 2026. 15 siswa tersebut dilepaskan langsung oleh Bupati Pesisir Barat di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pesisir Barat ini merupakan sinergi strategis antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak dari keluarga rentan ekonomi tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas.

Secara teknis, pelaksanaan program ini berlandaskan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 7 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Rakyat, serta Surat Kemensos RI melalui Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Nomor: B/336/9/KS.01/7/2026 bertanggal 1 Juli 2026 terkait Pemberitahuan Masuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Adapun 15 siswa yang diberangkatkan mencakup berbagai jenjang pendidikan, yaitu Sekolah Dasar (SD) sebanyak 1 siswa, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 5 siswa, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 9 siswa

Dalam amanatnya yang disampaikan menggunakan bahasa daerah Lampung sebagai simbol kehangatan kultural, Bupati Pesisir Barat menekankan bahwa latar belakang ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.

“Pendidikan adalah hak setiap anak tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun kondisi sosial. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan mengejar cita-citanya hanya karena keterbatasan,” ujar Bupati.

Menitipkan pesan khusus kepada para siswa, Bupati meminta agar kesempatan emas ini dimanfaatkan secara maksimal melalui disiplin, kerja keras, dan pembentukan karakter yang baik. Keterbatasan yang ada diimbau untuk dijadikan bahan bakar motivasi dalam mengukir prestasi, bukan alasan untuk menyerah.

Bupati juga memberikan penguatan moral kepada para orang tua dan wali murid yang harus melepas anak-anak mereka menuntut ilmu di luar daerah. Menurutnya, perpisahan sementara ini merupakan bentuk investasi jangka panjang yang berharga demi masa depan keluarga dan daerah.

“Langkah ini adalah investasi terbaik untuk masa depan mereka. Mari kita terus mendoakan dan memberikan dukungan moral agar anak-anak kita dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan kelak kembali sebagai generasi yang membanggakan Kabupaten Pesisir Barat,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Pesisir Barat akan terus mengawal dan mendukung setiap kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat. Pendidikan diyakini sebagai jalur utama (khanglaya utama) untuk memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan Pesisir Barat yang semakin maju, sejahtera, serta berdaya saing. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!