Mandeknya Seragam Siswa MTs Al Khairiyah Sidomulyo, Kepala Sekolah Buka Suara Terkait Kendala Finansial

Lampung Selatan – Pihak manajemen MTs Al Khairiyah Sidomulyo akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait karut-marut keterlambatan penyaluran seragam sekolah bagi siswa tahun ajaran 2025/2026. Kepala Madrasah, Syaifudin mengakui adanya hambatan serius pada aspek teknis dan manajemen pembiayaan yang memicu penundaan realisasi hak siswa tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 73 siswa kelas VIII yang terdaftar, pihak sekolah mengklaim telah mendistribusikan 70 paket seragam. Saat ini, tersisa 3 siswa yang dilaporkan belum menerima pakaian kerja sekolah mereka.

“Ada beberapa poin masalah yang kami hadapi, salah satunya masalah biaya. Contohnya, ada beberapa siswa yang belum melakukan pembayaran seragam, sehingga proses pembuatan di konveksi sedikit terhambat,” ujar Syaifudin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (03/07/2026).

Syaifudin menegaskan bahwa minimnya arus kas (cash flow) internal madrasah menjadi faktor determinan. Pihak sekolah tidak memiliki dana talangan yang cukup untuk melunasi tagihan vendor konveksi jika mengandalkan sisa pembayaran yang seret dari wali murid.

Sebagai langkah mitigasi, manajemen sekolah sebenarnya telah menerapkan kebijakan pelonggaran aturan, seragam dapat langsung diserahkan kepada siswa asalkan pembayaran administrasi minimal telah mencapai 50 persen dan mengingat mayoritas siswa berasal dari keluarga ekonomi rentan (kurang mampu), sekolah membuka opsi pembayaran berbasis cicilan.

Meski demikian, kebijakan ini justru memicu dilema finansial bagi sekolah. Syaifudin membeberkan bahwa tidak sedikit siswa yang akhirnya lulus tanpa pernah melunasi tunggakan seragam tersebut, yang otomatis membebani anggaran operasional madrasah.

Saat ini, manajemen MTs Al Khairiyah Sidomulyo mengaku tengah membagi fokus dengan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kendati demikian, pihak sekolah memberikan garansi bahwa sisa seragam yang tertahan akan segera didistribusikan dalam waktu dekat.

“Insyaallah pada saat masuk tahun ajaran baru, kami pastikan semuanya sudah terealisasi,” pungkas Syaifudin menutup wawancara. (Wawan/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!