Dua Pelaku Pencuri Sepeda Lipat Dicokok Tekab 308 Metro

Metro – Ada-ada saja ulah kreatif (dalam artian negatif) para pelaku kriminal zaman sekarang. Jangankan motor sport atau mobil mewah, sepeda lipat yang biasa dipakai buat cari keringat sehat pun kini ikut dilirik untuk dijadikan modal “cari duit”.

Nahas bagi duo kriminal ini, niat hati ingin gaya dan untung, aksi mereka justru berujung buntung berkat kesigapan Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Metro dan Unit Reskrim Polsek Metro Utara. Kedua pelaku sukses diamankan pada Rabu (24/06/2026) setelah sempat buron selama sebulan lebih

Tragedi hilangnya sepeda kayuh ini bermula pada Selasa, 5 Mei 2026. Anak dari korban yang berinisial DA, dengan polosnya memarkirkan sepeda lipat kesayangannya Pacific hitam manis dengan sentuhan list merah muda (pink) mencolok di garasi rumah mereka di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Purwosari.

Keesokan harinya, Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, sang anak yang sudah siap sedia ingin gowes sore mendadak melongo. Sepeda pink unyu tersebut sudah raib tanpa jejak.

Emong pasrah, korban langsung memutar rekaman CCTV rumah. Benar saja, layaknya adegan film aksi ber-budget rendah, terlihat dua pemuda berboncengan motor datang pada pukul 12.38 WIB dan dengan santainya menggasak sepeda tersebut. Akibatnya, korban merugi Rp450 ribu dan langsung melapor ke polisi.

Pepatah mengatakan, “sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga.” Bagi salah satu pelaku, pepatahnya agak bergeser menjadi “Sepandai-pandainya maling beraksi, jangan pakai baju yang gampang diingat.”

Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi akhirnya mengantongi identitas para pelaku. Pada Selasa, 23 Juni 2026 malam, petugas berhasil menjemput MA (20) di kediamannya di Metro Pusat tanpa perlawanan. Tak butuh waktu lama bagi MA untuk “bernyanyi”, hingga polisi menciduk rekannya, S (27), di Metro Utara.

Menariknya, selain mengamankan kwitansi pembelian sepeda milik korban, Polisi juga menyita barang bukti yang cukup unik sehelai kaos warna biru bertuliskan “BILSAEEBOBS”. Kaos penuh gaya inilah yang dipakai salah satu pelaku saat beraksi dan terekam jelas di CCTV. Alih-alih menjadi ikon fashion, kaos ini justru sukses menjadi petunjuk emas bagi Polisi.

Kini, kedua pelaku bersama kaos “keberuntungan” mereka harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Metro Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelajaran berharga bagi kita semua: Sepeda lipat memang bisa dilipat, tapi hukum tidak bisa ditekuk-tekuk. Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!