Lampung Utara- Atmosfer euforia Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko rupanya tidak hanya menjangkiti masyarakat sipil, melainkan juga jajaran petinggi TNI-Polri di Daerah.
Meski dalam urusan menjaga keamanan wilayah mereka selalu kompak berada di garda terdepan, peta kekuatan mendadak pecah saat berbicara mengenai siapa yang akan mengangkat trofi emas di akhir turnamen nanti. Kapolres, Kakimal, dan Dandim ternyata memiliki tim favorit yang saling bertolak belakang.
Saat ditanya mengenai tim jagoannya Kapolres, AKBP Deddy Kurniawan dengan senyum khasnya langsung menegaskan dukungannya untuk tim Nasional Argentina. Menurutnya, permainan taktis, penuh kreativitas, dan disiplin tinggi di lapangan hijau mencerminkan bagaimana sebuah tim besar bisa mengendalikan permainan.
“Aku ke Argentina Mas, Argentina itu punya tradisi juara. Permainan mereka rapi dan menyerang, mirip seperti strategi kita dalam menjaga keamanan selalu siap dan presisi,” kelakarnya saat dihubungi via ponsel, Rabu 17 Juni 2026
Berbeda dengan Kapolres, Kakimal Letkol Marinir Herman Sobli justru menjatuhkan pilihannya pada Portugal. Karakter tim yang tangguh, pantang menyerah, dan memiliki organisasi permainan yang kokoh menjadi alasan utamanya.
“Portugal punya mental baja. Sekali mesinnya panas, sulit dihentikan. Pertahanan mereka sekokoh pangkalan laut,”ujar Kakimal sambil tertawa.
Tak mau kalah Dandim 0412, Letkol Inf Roni Faturohman menaruh harapan besar pada Prancis Dandim optimis bahwa Prancis mampu berlaga dengan permainan yang menggetarkan gawang lawan.
“Kombinasi mental juara dan kerja sama tim Prancis sangat solid. Mereka bermain dengan strategi matang dan Saya yakin mereka bisa juara,” tegas Dandim dengan semangat.
Meskipun tensi dukungan sempat menghangat di meja kopi saat membahas taktik dan peluang masing-masing tim, ketiga pimpinan ini menegaskan bahwa perbedaan pilihan ini murni hiburan di sela-sela kesibukan bertugas.
Rencananya, acara nonton bareng (nobar) bersama jajaran personel TNI-Polri dan masyarakat telah dan akan selalu digelar untuk meningkatkan kebersamaan. Perbedaan jagoan ini justru menjadi bumbu penyemangat agar suasana nobar menjadi lebih hidup, seru, dan penuh tawa. Siapa yang timnya akan melaju paling jauh? Kita lihat saja di lapangan hijau. (Riski/ Red)













