LAMPUNG UTARA, studio2news – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, terkait imbauan pelaksanaan nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2026.
Tidak hanya sekadar ajang hiburan, kegiatan ini digadang-gadang menjadi motor penggerak bagi ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Utara, Intji Indriati, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran tersebut. Pemerintah daerah saat ini tengah memproses langkah-langkah teknis agar euforia Piala Dunia dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata.
“Kami sudah menerima surat edaran dari Mendagri. Tentu kami akan segera menindaklanjutinya. Langkah pertama, saya akan segera melakukan koordinasi dan melaporkan teknis pelaksanaannya kepada Bapak Bupati Lampung Utara untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” ujar Intji Indriati kepada studio2news, Rabu (17/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyambut positif inisiatif ini bukan hanya sebagai sarana hiburan bagi warga untuk menyaksikan atlet sepak bola kelas dunia, tetapi juga sebagai strategi untuk memajukan sektor ekonomi kreatif.
“Pemkab Lampung Utara pada prinsipnya mendukung penuh kegiatan nobar ini. Harapannya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Yang lebih penting, kami ingin momentum ini dimanfaatkan untuk menggerakkan roda ekonomi melalui keterlibatan para pelaku UMKM di Lampung Utara,” tambah Intji.
Ia membayangkan suasana nobar nantinya akan diramaikan oleh stan-stan UMKM yang menjajakan produk kuliner dan kerajinan lokal, sehingga setiap pertandingan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi ladang rezeki bagi para pedagang kecil di wilayah Kotabumi.
Terkait lokasi spesifik dan jadwal pelaksanaan, Intji menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih dalam tahap pembahasan teknis. Pemkab ingin memastikan lokasi yang dipilih nantinya representatif, aman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Untuk waktu dan tempat pelaksanaan, nanti akan kami rumuskan lebih matang. Kita cari lokasi yang paling tepat agar keramaian ini membawa dampak positif maksimal. Setelah ada kesepakatan dan persetujuan dari pimpinan, akan segera kami informasikan kepada publik,” jelasnya.
Di samping optimisme terhadap dampak ekonomi, Pemkab Lampung Utara memberikan atensi khusus terkait potensi pelanggaran hukum. Intji secara tegas mengimbau masyarakat agar menjadikan kegiatan nobar sebagai ajang hiburan yang sehat dan positif.
Ia menekankan agar masyarakat menghindari segala bentuk taruhan atau praktik perjudian bola yang berpotensi merusak sendi-sendi sosial dan melanggar hukum.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Lampung Utara agar tertib. Mari kita nikmati kemeriahan Piala Dunia dengan semangat sportivitas. Jangan sampai kegiatan yang positif ini dicoreng dengan aksi perjudian atau tindakan melanggar hukum lainnya. Kita ingin nobar ini aman, nyaman, dan membawa manfaat bagi kebersamaan kita,” pungkas Intji. (Diq)













