Lampung Selatan, studio2news – Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat mengamankan lingkungan sekolah dari ancaman sengatan tawon. Sebuah sarang tawon jenis odeng berukuran cukup besar yang bersarang di area SMAN 2 Kalianda, Lampung Selatan, berhasil dievakuasi pada Senin (15/6/2026) siang.
Keberadaan sarang tawon tersebut sempat memicu kekhawatiran pihak sekolah. Pasalnya, posisi sarang berada di jalur aktif yang setiap hari dilalui oleh para siswa maupun tenaga pendidik.
Proses evakuasi ini bermula dari laporan proaktif yang dilayangkan oleh Kepala SMAN 2 Kalianda, Herwansyah. Menanggapi adanya potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga sekolah, Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, didampingi Sekretaris Damkar Hendry Gunawan, langsung menginstruksikan tim piket Posko Kalianda untuk segera terjun ke lokasi.
Dipimpin oleh Komandan Regu Syaifulloh, tim rescue bergerak menggunakan satu unit mobil penyelamat lengkap dengan peralatan khusus.
“Setelah menerima laporan, tim langsung kami kerahkan ke lokasi. Fokus utama kami adalah memastikan sumber bahaya bisa segera dieliminasi agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu,” ujar Hendry Gunawan.
Setibanya di SMAN 2 Kalianda, petugas langsung melakukan asesmen situasi. Mengingat agresivitas tawon jenis odeng, personel yang bertugas wajib mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) khusus secara rapat sebelum mendekati titik sarang. Berkat kesiapan dan profesionalisme petugas, operasi yang berlangsung cukup menegangkan ini berhasil dituntaskan hanya dalam waktu 15 menit tanpa kendala berarti.
Pasca-evakuasi, area tersebut dipastikan telah steril dari sisa-sisa tawon yang dapat membahayakan. Keberhasilan operasi ini pun disambut lega oleh pihak sekolah. Kini, para siswa dan guru di SMAN 2 Kalianda dapat kembali menjalani aktivitas belajar mengajar dengan rasa aman dan nyaman. (Wawan/Red)













