LAMPUNG UTARA, Studio2News — Menyambut Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Anggota DPR RI Aprozi Alam bersama Generasi Muda Aprozi Alam (Genzi) menggelar aksi sosial donor darah pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 537 kantong darah, sekaligus memecahkan rekor perolehan donor darah terbanyak di Provinsi Lampung dalam kurun waktu satu hari.
Aksi sosial berskala besar ini terselenggara atas kolaborasi erat antara relawan Genzi, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, dan PMI Kabupaten Lampung Utara.
Anggota DPR RI Aprozi Alam mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemuda yang tergabung dalam Genzi serta masyarakat yang sangat antusias berpartisipasi.
“Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama. Capaian 537 kantong darah ini adalah bukti kepedulian yang luar biasa dari generasi muda dan masyarakat Lampung Utara. Satu tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan nyawa sesama,” ujar Aprozi Alam.
Melihat antusiasme warga yang melimpah, bahkan ada peserta yang datang dari luar daerah seperti Kabupaten Lampung Tengah, Aprozi berkomitmen menjadikan aksi kemanusiaan ini sebagai agenda rutin dengan target yang lebih besar, yakni mencapai 1.000 kantong darah.
“Tadi ada juga pendonor dari luar kabupaten, yaitu dari Lampung Tengah. Semoga pada kegiatan berikutnya bisa lebih ramai lagi, dan kami siapkan lebih banyak doorprize serta bantuan sembako untuk masyarakat,” tambah Aprozi.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Provinsi Lampung, Mahrizal Sinaga, turut mengapresiasi tinggi sinergi yang terjalin. Menurutnya, ratusan kantong darah yang terkumpul sangat krusial dalam menjaga ketersediaan stok darah medis di wilayah Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Utara.
“Aksi donor darah ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum tahunan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga mampu terus memupuk rasa kepedulian sosial, solidaritas, serta jiwa kemanusiaan di kalangan generasi muda Lampung secara berkelanjutan,” pungkas Mahrizal. (Riski/Red)













