Lampung Utara- Menanggapi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Polres Lampung Utara menyiagakan personel gabungan untuk mengantisipasi dampak kebencanaan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada akhir pekan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat Kepolisian dalam memitigasi potensi risiko bencana alam yang dapat memengaruhi wilayah Lampung, sekaligus memastikan situasi wilayah tetap kondusif di tengah peningkatan mobilitas warga pada libur akhir pekan.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini melalui Kasi Humas IPTU Herawati, menegaskan bahwa penyiagaan personel berfokus pada kesiapsiagaan darurat bencana dan pemantauan dinamika wilayah secara real-time.
“Personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak erupsi vulkanik. Seluruh anggota di lapangan diarahkan untuk terus memantau perkembangan situasi dan siap melakukan intervensi cepat jika terjadi kondisi darurat,” tegas Iptu Herawati.
Dalam skema siaga bencana dan pengamanan ini, Polres Lampung Utara menerapkan beberapa langkah strategis yakni meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau serta menyiapkan respons cepat evakuasi jika diperlukan, memperketat pengawasan di pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, dan titik rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan selama akhir pekan, serta mendorong masyarakat untuk mematuhi arahan resmi dari otoritas berwenang dan memperketat penyaringan informasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau berita bohong (hoaks) yang belum terverifikasi. Selalu ikuti panduan resmi dari Pemerintah dan pihak berwenang terkait perkembangan status Gunung Anak Krakatau,” tambah Iptu Herawati. (Yogi/ Red)













