Kota Metro- Pemerintah Kota Metro terus memperkuat komitmennya dalam menjadikan daerah sebagai destinasi berbagai kegiatan yang potensial, kompetitif, dan inspiratif. Melalui sinergi erat antara pemerintah dan dunia usaha, Kota Metro membuka peluang seluas-luasnya bagi para pengusaha, brand, serta pelaku usaha lokal untuk berkolaborasi dalam kalender event resmi kota.
Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk menghidupkan suasana ruang publik dan memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi katalisator utama dalam menggerakkan roda perekonomian kerakyatan serta memberdayakan UMKM lokal.
Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, saat menerima kunjungan dari pemilik Bongsu Avenue di ruang kerjanya pada Rabu (14/10/2026). Pertemuan strategis ini secara khusus membahas persiapan penyelenggaraan ajang lari Bongsu Run yang dijadwalkan sukses mengguncang Kota Metro pada 18 Oktober 2026.
“Kami terbuka bagi brand maupun sponsor yang ingin mengadakan kegiatan positif di Kota Metro. Kami ingin semakin banyak event yang hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain meramaikan kota, kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk ikut berkembang,” ungkap Ahmad Hariyanto penuh antusias.
Ajang Bongsu Run akan hadir sebagai salah satu magnet utama pariwisata olahraga (sport tourism) di Kota Metro. Dengan jarak tempuh sejauh lima kilometer, event ini menargetkan sekitar 500 peserta antusias dari berbagai daerah tetangga, termasuk Pringsewu, Bandar Jaya, dan Kotabumi.
Kehadiran ratusan peserta dan pengunjung luar daerah ini membawa dampak domino yang luar biasa bagi sektor riil di Kota Metro. Mulai dari kuliner khas, produk UMKM unggulan, sektor transportasi, hingga industri perhotelan dan penginapan, semuanya diproyeksikan merasakan langsung berkah dari meningkatnya aktivitas kota.
Lebih dari sekadar mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan ini membuktikan bahwa sebuah event mampu dikemas secara kreatif untuk menciptakan pengalaman baru, mempertemukan berbagai komunitas, memperkenalkan brand secara luas, serta membuka pintu lebar-lebar bagi peluang usaha masyarakat sekitar.
Pemerintah Kota Metro tidak membatasi jenis kolaborasi hanya pada bidang olahraga. Pemkot Metro siap menyambut berbagai inisiatif kreatif dari sektor swasta untuk menghadirkan agenda-agenda spektakuler lainnya, seperti:
- Festival Kuliner yang memanjakan lidah pencinta gastronomi.
- Pertunjukan Musik dan panggung seni yang meriah.
- Pameran Produk Lokal sebagai wadah unjuk gigi UMKM.
- Kegiatan Otomotif serta berbagai acara komunitas dan keluarga yang inklusif.
Sebelumnya, geliat positif ini telah dirasakan melalui keterlibatan berbagai brand ternama dari sektor makanan, kecantikan, otomotif, hingga media dalam agenda Car Free Day (CFD) serta kesuksesan Femina Run pada pekan sebelumnya. Keberhasilan ini menjadi fondasi yang kuat untuk menghadirkan variasi event yang semakin segar dan relevan dengan minat publik.
Bagi dunia usaha, berkolaborasi dalam event di Kota Metro memberikan keuntungan ganda: kesempatan emas untuk memperkenalkan produk secara langsung dan membangun interaksi bermakna dengan konsumen (brand engagement).
Namun, demi memastikan setiap kegiatan berjalan sukses, aman, dan tertib, Pemkot Metro tetap mengedepankan koordinasi matang yang meliputi aspek keamanan, ketertiban, manajemen lalu lintas, penyediaan kantong parkir, hingga kebersihan lingkungan.
“Setiap event bukan sekadar menghadirkan keramaian, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang dapat menggerakkan perekonomian lokal dan mendorong pertumbuhan Kota Metro,” pungkas Ahmad Hariyanto.
Dengan semangat kebersamaan dan visi progresif ini, Kota Metro optimis menatap masa depan sebagai kota yang semakin hidup, dikenal luas di kancah regional, serta mandiri secara ekonomi berkat kekuatan kolaborasi. (Red)













